Kamis, 19 September 2019

Sabar dalam Berproses

Tantangan hari ke-tujuh nih.
Yeeaaay.....bisa konsisten untuk terus menulis untuk Ibun hal ini luar biasa loh. Ibun berharap bisa terus menulis. Sedikit bercerita ya. Dulu sebelum ada facebook, instagram, dan medsos lainnya Ibun sudah menulis di blog yang namanya multiply.com. Sejak multiply ditutup Ibun akhirnya mulai berinteraksi di facebook. Tapi sekarang Ibun merasa tidak nyaman lagi di FB karena terlalu banyak dimanipulasi. Apa lagi waktu menjelang pemilu, medsos dijadikan media kampanye. Jadi lah bertebaran berita hoax yang ujung-ujungnya membuat hubungan pertemanan menjadi tidak bermutu. Yah..itu lah perkembangan teknologi ya.

Ibun mau cerita apa ya? Ibun cuma berharap dapat bersabar dalam berproses. Ibun senang menulis. Menulis apa saja. Saat awal sekolah Ibun menerbitkan buku bersama mas Bagus. Sebuah antologi pengalaman para caregiver orang dengan skizofrenia. Judul bukunya 'Mozaik, Kisah Inspiratif tentang Mereka yang Hidup Bersam Orang dengan Skizofrenia'.

Buku 'Mozaik' untuk kalangan terbatas. Ibun dan teman-teman menjualnya untuk komunitas tujuannya adalah edukasi. Buku tersebut jadi tanda adanya angin segar karena tumbuh komunitas-komunitas konsumen kesehatan jiwa seperti sekarang ini.

Ibun ingin menulis kembali. Ibun ingin memiliki buku lagi. Ibun jadi ingat quote tentang menulis dari Pramoedya Ananta Toer :

"Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian"

Keren ya quote-nya. Ibun akan bersabar ah untuk berproses. Semoga harapan Ibun memiliki buku bisa terwujud. Aamiin.

#Tantanganseptemberceria
#tujuhharibercerita
#rumahbelajarliterasiipjogja
#Hariketujuh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jurnal Kupu-kupu Pekan 7 : Terima Kasih Mentor dan Mentee

  Aaaah, nggak nyangka bisa sampai tahap ini. Pekan Tujuh, akhir dari tahap kupu-kupu. Alhamdulillah, Terima kasih Ya Allah. Berkat Rahmat-M...