Setelah melalui gua hutan Kupu-kupu, sesuai peta kami sampai di Kebun Apel. Hmmm, tercium apel-apel segar yang masih bergelantungan di dahan-dahan pohon Apel. Wah, buanyak sekali ulat-ulat saat itu, bingung deh harus berkumpul dengan siapa untuk melanjutkan perjalanan. Kemudian Magika meminta untuk berkumpul dalam satu keluarga ulat sesuai peta belajar yang dimiliki masing-masing ulat.
Ibun memilik kelompok keluarga : "Ketahanan Keluarga". Kenapa? selain unik, pikir Ibun tujuan akhir semua perjalanan ini adalah membentuk ketahanan keluarga. Se-simple itu pikiran Ibun.Gambar di samping adalah aliran rasa ketika Ibun bertemu dengan keluarga baru. Seruu deh, karena masing-masing punya keunikan. Kami cuma ber-lima loh, tidak seperti keluarga ulat lain sampai 90-an lebih sehingga perlu dipecah menjadi keluarga yang lebih kecil. Walaupun keluarga kecil, kita semua asik-asik saja saat ngobrol tentang banyak hal. Mulai dari keadaan masing-masing keluarga, peta belajar, makanan dan lainnya.
Paling seru ketika kita bicara tentang konsep apa itu yang dimaksud "Ketahanan Keluarga". Serunya ternyata setiap sumber belajar yang kita dapat memiliki persepektif yang berbeda. Akhirnya kami sepakat konsep keluarga yang kami ambil berdasarkan kebijakan PP No. 21 tahun 1994 yaitu
"Kondisi dinamis dalam keluarga yang memiliki keuletan dan ketangguhan dalam menghadapi ancaman, tantangan, gangguan, dan hambatan yang datang dari dalam atau luar keluarga juga langsung atau tidak langsung"
Minggu ini kami selain belajar bersama juga ada tugas yaitu membuat media belajar audio visual. Jadi makin seru deh karena masing-masing keluarga ulat diberi kesempatan untuk tampil go-live maksimal 3 kali dengan periode waktu yang tidak lama yaitu tanggal 11 - 26 Februari 2022. Akhirnya dengan modal nekad, Ibun dan mbak Lili mencoba mengambil tantangan di minggu ke-3. Tema yang kita bawakan yaitu "Pendengar yang baik dalam membangun Ketahanan Keluarga".
Ini pengalaman pertama Ibun dan mbak Lili untuk tampil go-live. Durasi waktu yang diberikan 30 menit. Alhamdulillah, semua berjalan dengan lancar. Mbak Lili luar biasa dalam menemani Ibun, beliau bicara tentang pengalaman sebagai ibu ternyata tidak mudah untuk menjadi pendengar yang baik. Senang-nya lagi, kami didukung oleh semua anggota keluarga mulai dari Kepala Keluarga dan anggota keluarga lainnya. Waktu 30 menit pun tanpa terasa hampir usai. Untungnya mbak Lili mengingatkan. Selanjutnya Ibun juga mencari camilan untuk minggu ke-tiga. Makanan-nya pun sudah ditentukan yaitu sumber belajarnya dalam bentuk audio-visual. Akhirnya Ibun cari di youtube. Ternyata ada. Jadi-lah makanan Ibun pekan ini yaitu Peran Ibu dalam Membangun Ketahanan Keluarga.
#institutibuprofesional
#hutankupucekatan
#tahapulat
#pertemuankeluargaketahanankeluarga
Tidak ada komentar:
Posting Komentar