Minggu, 04 Oktober 2020

Hari Ke - 4 : Kesepakatan Bersama


Masih seputar si Siomay cerita hari ini. Ternyata ada yang nggak setuju dengan pembagian tugas yang ibun tentukan. Mas nggak terima kalau selalu harus membuang kotoran Siomay, sementara kakak baginya hanya memberikan makan. 

Oke, deh kita bicarakan bersama.
"Kalau gitu Mas juga mau dong belikan keperluan Siomay, nggak cuma aku saja?"
 
"Nggak masalah, aku mau kok!" jawab Mas.

"Atau mau gantian bergiliran, seminggu-seminggu?" tanya Ibun. 

"Ya udah, Aku yang nyerok. Mas yang buang ke depan. Biar Aku nggak usah pake jilbab segala," nego Kakak.

"Iya, boleh!" kata Mas.

"Gitu aja, harus aku korban hati terus,"kata Kakak sambil masuk ke ruang tengah dan menutup pintu.

Laah, Ibun yang bingung. Kenapa Kakak bilang seperti itu. 

Mas berkata pada Ibun, "Jangan mentang-mentang aku laki-laki, kerjaan begitu harus Aku. Perempuan juga harus serba bisa, ya kan Bu?"

Ibun sih setuju pendapat Mas, cuma Ibun cuma mampu tersenyum aja. Betul banget Kakak memang cenderung mau kerjanya yang ena-ena, heheheh. Perkaran buang sampah residu ke depan jarang banget malah nggak pernah deh. Sementara Ibun nggak mengajarkan perbedaan pekerjaan antara laki-laki atau perempuan. Karena Ibun juga pernah naik ke genteng untuk benerin saat hujan dan bocor. Mereka mana tahu, karena mereka masih kecil-kecil dan bapak saat itu masih bekerja di Solo. 

"Ya udah, nggak usah komen begitu yang penting sudah clear kan pembagian tugasnya?" tanya Ibun sambil mengelus tangan Mas mencoba menenangkan dirinya supaya suasana nggak makin panas.

"Iya sih, Bun."

"Ok, deh jadi tiap kali ada kotoran Siomay kesepakatan sudah bisa terlaksana ya?" tanya Ibun.

Mas mengangguk setuju.

Bereeeeees. Terserah dulu deh kalau ada yang masih manyun dengan kesepakatan baru ini. Lama-lama juga mereka akan mengerti. 

Terima kasih ya kesayangan-kesayangan Ibun, sudah bersedia menjadi learning partner Ibun. Yuk mari kita belajar bersama. 

#harikeempat #tantangan15hari #zona2kemandirian #pantaibentangpetualang #institutibuprofesional #petualangbahagia

 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jurnal Kupu-kupu Pekan 7 : Terima Kasih Mentor dan Mentee

  Aaaah, nggak nyangka bisa sampai tahap ini. Pekan Tujuh, akhir dari tahap kupu-kupu. Alhamdulillah, Terima kasih Ya Allah. Berkat Rahmat-M...