Kok bisa Corona membawa berkah?
Wah, bisa-bisanya bilang seperti itu. Enggak baca berita ya?
Terlalu kudet (kurang update) kah ?
Santuuuy coy, nggak usah esmosi. Corona memang saat ini hampir di seluruh bagian dunia seperti monster terselubung. Nggak jelas, tahu-tahu sakit memiliki angka kematian yang terbilang cepat. Tapi kan sudah ditemukan juga bagaimana kita melakukan segala macam upaya pencegahan. Mulai dari membudayakan cuci tangan, menjaga kebersihan lingkungan dan segala upaya untuk meningkatkan sistem imun kita. Sistem imun yang baik membuat tangguh melawan Corona.
Ngomong-ngomong masalah membudayakan cuci tangan ada yang unik nih. Umumnya di masyarakat cuci tangan dulu sebelum dan sesudah makan, sesudah buang air besar/kecil, habis memegang yang kotot-kotor. Lah sekarang sejak si Corona muncul anjurannya sering-seringlah cuci tangan. Cuci tangan pun tidak hanya dengan air mengalir saja tapi perlu dengan sabun atau antiseptik yang mengandung alkhol 70%. Jadi lah...sabun cuci tangan dan hand sanitizer menjadi barang idola untuk semua orang. Cepat banget habisnya. Coba saja kalau tidak percaya, entah itu supermarket, toko grosir mesti kehabisan hand sanitizer. Berkah ya buat pabrik yang memproduksi hand sanitizer. Belum lagi online shop yang menjual dengan harga gila-gilaan bisa sampai 5 kali lipat harga aslinya. Yahud ya.
Nggak semua orang bisa membeli dengan online. Nah, buat sebagian orang ini adalah peluang. Jadilah banyak yang menjual hand sanitizer homemade. Mulai dari botol 30 ml, 100 ml, hingga 500 ml. Harganya masih terjangkau. Ya paling naik dikit 2 kali lipat harga asli-lah dengan produk ber-merk. Kalau mau buat sendiri ternyata bisa karena mudah dan gampang. Tinggal lihat dan belajar di youtube kemudian beli bahan-bahannya terus ngeracik sendiri. Tapi berhubung Ibun nggak mau repot jadi memilih beli dulu. Hitung-hitung ngelarisin dagangan teman. Hahaha...alasan ya.
Teman Ibun setiap sekali buat dalam jumlah besar terus dan selalu habis bila dijual. Benar kan kata Ibun Corona ternyata membawa berkah. Allah itu memang Sang Creator yang Maha Hebat. Akhirnya tergantung kita memaknai setiap kejadian yang terjadi.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Jurnal Kupu-kupu Pekan 7 : Terima Kasih Mentor dan Mentee
Aaaah, nggak nyangka bisa sampai tahap ini. Pekan Tujuh, akhir dari tahap kupu-kupu. Alhamdulillah, Terima kasih Ya Allah. Berkat Rahmat-M...
-
Tantangan hari ke-lima nih. Tidak seperti tantangan-tantangan sebelumnya tema sudah ditentukan, mulai hari ke-lima tema bebaaas. Malah jadi...
-
Akhirnya kita bisa ketemu lagi. Haha hihi bareng, ngobrol bareng, diskusi bareng dan bermimpi bareng. Rasanya lama banget kita nggak melakuk...
-
Uhuuuuy, sudah hari ke-empatbelas. Kemarin merasa nggak ada tantangan. Laah, hari ini ternyata ada. Heheheh, terus belajar ah. Mengulang l...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar