Sedih dan rindu memikirkan adek yang sedang di ponpes. Saat ini sejak merebaknya berita, fakta dan cerita tentang Corona, pengurus pon-pes mengambil kebijakan untuk #swakarantina penghuni pon-pos. Tidak boleh didatangi tamu walaupun keluarga sendiri juga tidak boleh keluar pon-pes. Bila tidak ada kepentingan mendesak bila datang pun tidak boleh bertemu dengan anak cukup hanya melihat dari pintu gerbang. Bisa kan ya merasakan kerinduan ibun yang membuncah di dada.
Biasanya dua minggu sekali ibun berkunjung ke sana walaupun sekedar mengantar makanan, bertemu adek beberapa jam, ngobrol dan makan bersama. Tapi bulan ini sepertinya nggak diizinkan karena ada pembatasan kontak. Ibun bisa mengerti untuk daling menjaga semua. Semoga adek pun bisa bersabar ya sayang. Kami di rumah tetap berdoa untuk adek supaya tetap semangat dan selalu dalam keadaan sehat. Semoga pihak pon-pes pun aktif memberikan motivasi dan kegiatan-kegiatan yang bervariasi sehingga siswa pondok bisa betah dan tidak cemas selama masa karantina.
Kita sama-sama berjuang menghadapi cobaan dari Allah ya dek...Bismillah kita bisa melalui semua ini.
Kamis, 19 Maret 2020
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Jurnal Kupu-kupu Pekan 7 : Terima Kasih Mentor dan Mentee
Aaaah, nggak nyangka bisa sampai tahap ini. Pekan Tujuh, akhir dari tahap kupu-kupu. Alhamdulillah, Terima kasih Ya Allah. Berkat Rahmat-M...
-
Ibuun, selamat ya telah berusaha dan berjuang melewati tantangan 4 game di tahap telur (Self-talk...😅). Luar biasa game-nya, baru kali in...
-
Tantangan hari ke-lima nih. Tidak seperti tantangan-tantangan sebelumnya tema sudah ditentukan, mulai hari ke-lima tema bebaaas. Malah jadi...
-
Akhirnya kita bisa ketemu lagi. Haha hihi bareng, ngobrol bareng, diskusi bareng dan bermimpi bareng. Rasanya lama banget kita nggak melakuk...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar