Apakah berjalan mulus tantangan hari ini?
Hmmm, kemandirian itu butuh proses. Okey, ibun akan menikmati prosesnya. Mari berproses bersama kids.
Seperti biasa saat ibun berangkat, anak-anak baru saja bangun. Ibun sudah menulis 'pesan cinta' untuk mereka, kakak dan mas. Pesan ibun tempelkan di kulkas. Saat ibun pamit mereka pun ibun ingatkan untuk membaca pesan cinta dari ibun.
"Jangan lupa pesan cinta dari ibun dibaca dan dilakukan ya nduk," kata ibun sambil mencium puncak kepala kakak yang masih bermalas-malasan di kasur.
Saat itu mas lagi sekolah daring, jadi ibun nggak mau ganggu. Tapi ibun tetap ingatkan melalui pesan di wa.
"Ok bun!' jawab mas membalas chat ibun
Sesuai rencana pesan cinta yang ibun tulis adalah :
Untuk kakak : memberi makan Siomay
Untuk mas : membuang kotoran Siomay
Kotorannya sih memang nggak menimbulkan bau karena Siomay sudah pintar BAB di bak pasir yang disediakan. Pasirnya aja bau kopi, dibelikan kakak saat belanja.
Ibun datang bertepatan mas juga baru saja tiba dari sekertariat pencinta alam. 
"Gimana mas, apa sudah dikerjakan? tanya ibun.
"Heheh, belum bun, nanti ya bun hujan nih?" katanya mencoba menawar.
"Ok, deh!" jawab ibun.
Ketika ibun lagi ngobrol dengan bapak. Ibun meliha jendela, hujan sudah reda.
"Mas, hujannya sudah reda loh, apa nggak dibuang sekarang saja?"tanya ibun.
"Bunn, sudah mager nih, nanti malam ya bun,"kata mas dari kamar.
Ibun tahu dia sedang tidur-tiduran di kasur. Mungkin kecapean ya habis rapling bersama teman-temannya. Ok, sabar ya bun.
Malam pun tiba, ibun mengingatkan kembali. Akhirnya mas mau membuang dan membersihkan kotoran Siomay. Kotorannya ada 3 atau 4 gundukan, lumayan besar-besar. Hmm, berarti mas sudah tidak membuang selama 4 hari. Pantesan banyak.
"Makasih ya mas ganteng,"kata ibun setelah mas selesaikan membersihkan kotoran Siomay.
"Sama-sama bun," jawab mas.
"Maaf ya kalau ibun cerewet, karena akan bahaya bila kotoran kucing terlalu lama berdekatan dengan kita. Kotoran kucing itu mengandung toxoplasma, bila manusia terinfeksi toxoplasma bisa mengalami kesulitan punya anak loh mas, bahkan bisa menyebabkan radang selaput otak juga."
Mas cuma manggut-manggut saja. Semoga mas mengerti dan besok sudah secara mandiri buang kotoran Siomay. Mas cenderung menunda pekerjaan. Apakah dia tidak menyukai pekerjaan itu. Adakah hal lain yang membuatnya tidak segara melakukan?
"Aku cuma malas saja sih, bun. Besok lagi aku kerjakan deh,"jawabnya.
Ok, deh. Senang mendengarnya. Kita lihat saja besok ya.
Bicara tentang sukses hari ini, ibun bisa seloooow banget menghadapi keadaan tersebut. Oya selain kewajiban utama mereka. Mereka pun mau membuang sampah-sampah yang ada di kamar mereka. Buat ibun, tetap perlu dihargai.
Siap menghadapi tantangan hari esok, semangaaaat ibun (menyemangati diri sendiri itu perlu, heheh).
#harikedua #tantangan15hari #zona2kemandirian #pantaibentangpetualang #institutibuprofesional #petualangbahagia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar