Wakeboarding adalah olahraga air dimana pengendara berdiri di atas wakeboard. Wakeboard adalah sebuah papan pendek yang diikatkan pada kaki pengendaranya. Kemudian pengendara ditarik dengan tali di belakang perahu motor. Biasanya pengendara akan melakukan manuver udara saat melakukan olah raga ini.
Hiiii....Ibun ngebayanginnya aja sudah seram deh apa lagi melakukannya. Kalau disuruh enggak saja lah. Tapi kalau di IIP wahana ini harus dilalui ya. Masalah harus dihadapi sebagai TANTANGAN, begitu kata Bunda Septi. Oke deh.
Ibun seperti biasa belum bisa on time mengikuti pembelajaran online saat materi ini disampaikan oleh Bunda Ressy dan Bunda Farida. Saat itu Ibun seperti biasa juga harus melakukan layanan di ranah publik. Semoga ada kesempatan ya untuk bisa belajar online dan ontime.
Ada beberapa hal yang Ibun catat dalam materi kali ini yaitu :
- Core Values
- Karakter Moral
Ada lima value saat proses pembelajaran dilakukan. Ibun berharap banget bisa memenuhi kelima-limanya. Yaa....nggak sekaligus lah tapi bertahap. Apa aja ya..
1. Belajar
Alasan Ibun ikut masuk Institut memang karena Ibun ingin belajar. Kenapa ingin belajar? Karena Ibun merasa belum cukup ilmu untuk menjadi ibu, istri dan diri Ibun sendiri.
Kemudian Tujuan Belajar, Ibun harus terus memantaskan diri untuk tiga peran di atas yaitu sebagai Ibu, Istri dan Diri Ibun sendiri. Ini tujuan umum ya.
Kalau Tujuan Khususnya, Ibun membagi dalam tiga ranah belajar. Ibun mencoba membuat Peta pembelajaran Ibun, apa yang ingin Ibun pelajari termasuk indikator-indikator keberhasilan dan langkah-langkahnya.
2. BERKEMBANG
Ibun sih berharap sekali Ibun akan berkembang menjadi orang yang lebih baik daripada diri Ibun sebelumnya. Ibun semakin trampil menjalankan 3 peran Ibun dengan senang dan bahagia.
3. BERKARYA
Hasil pembelajaran inginnya sih sebuah karya. Karya yang bermanfaat..ya paling tidak bermanfaat untuk diri Ibun, keluarga Ibun dan kalau Allah mengizinkan dapat bermanfaat untuk orang banyak.
4. BERBAGI
Proses pembelajaran di IIP lebih banyak dengan learning by doing. Tidak ada metode yang terbaik yang ada adalah metode terbaik untuk diri sendiri. Jadi memang Ibun wajib menemukan metode pembelajaran terbaik untuk diri Ibun. Selain itu proses belajar di IIP banyak sekali dengan cara refleksi diri. Setelah mendapat knowledge (ilmunya), psikomotornya dilatih untuk melakukan ilmu tersebut, kemudian dituliskan untuk refleksi diri (attitude). Hasil yang dituliskan wajib dibagikan melalui media sosial. Maka materi wahana sebelumnya yaitu Publikasi Bermartabat perlu dipraktekkan.
5. BERDAMPAK
Ilmu yang kita pelajari, kita praktekkan alangkah indah bila dapat berdampak. Yaa...minimal untuk diri sendiri ya. Syukur-syukur bisa berdampak sampai menginspirasi orang banyak. Semoga Ibun dimampukan olehNya untuk melakukan hal itu.
Karakter Moral
Dalam proses pembelajaran agar tujuan belajar tercapai dan berhasil baik. Ada karakter-karakter moral yang perlu dimiliki pembelajar di IIP. Karakter moral ditinjau dari dua aspek yaitu Eksternal dan Internal.
Aspek Eksternal
1. Never Stop Running The Mission ALive
Jangan pernah berhenti menjalankan misi hidup. Ibun menanamkan diri Ibun, belum dikatakan berhasil bila Ibun belum menyelesaikan misi dalam hidup Ibun. Kalau dari screening diri yang pernah Ibun lakukan adalah misi Ibun adalah sebagai edukator, server, dan comunicator. Semoga Ibun dimampukan untuk menjalani misi tersebut ya.
2. Dont Teach Me, I Love to Learn
Komitmen. Tanpa ada komitmen untuk terus belajar kayaknya susah deh. Apa lagi dengan perkembangan jaman saat ini dimana informasi apa pun mudah kita cari. Tanpa komitmen Ibun akan mudah teralih perhatiannya dengan hal yang lain. Ilmu di luar sana banyak sekali yang baik-baik. Tapi ilmu yang dibutuhkan Ibun itu harus jadi prioritas.
Konsisten. Bersabar dalam menjalankan proses ini juga hal yang penting dalam proses belajar Ibun. Ibun harus sadar sejalannya usia kemampuan belajar Ibun akan menurut oleh karena itu untuk menjaga agar tetap ingat dan semakin trampil perlu konsisten. Konsisten dalam waktu dan ilmu yang dipelajari.
Aspek Internal
3. I KNow I can be Better
Yeah....Ibun yakin dengan belajar diri Ibun akan menjadi lebih baik dari sebelumnya.
4. Always On Time
Heheh...ini yang sulit. Ontime dalam mengikuti pembelajaran, sementara materi diberikan selalu berbenturan dengan tugas Ibun di ranah publik. Jadi Ibun selalu susulan dalam mengikuti materi. Semoga para guru dapat mengerti keadaan dan situasi Ibun. Ibun selalu berusaha untuk mengulang proses pembelajaran, bahkan Ibun bisa menonton materi sampai 2 kali. Tapi Ibun akan terus berupaya untuk bisa ontime minimal info di wag IIP Regional.
5. Sharing is Caring
Ibun pribadi tidak ada masalah untuk berbagi ilmu yang Ibun miliki. Karena sesungguhnya Ilmu itu karunia dariNya. Semakin kita berikan ..in syaa Allah akan semakin kita banyak memperoleh ilmu. Karena saat memberikan ilmu sesungguhnya kita sedang dalam proses belajar. Ibun mengutit kata-kata Bunda Farida saat materi ini.
Dalam berproses...Ibun memiliki hambatan, Ibun amat menyadari itu. Hambatannya sebenarnya dari diri Ibun sendiri yaitu menunda-nunda. Istilah kerennya adalah PROCRASTINATION. Seperti tugas ini saya Ibun baru bisa membuatnya pada deadline hari ini. Kemarin ibu pikir aaaah.....waktunya masih lama. Eeee...tahu-tahu sdh mepet. Tantangan ini harus Ibun sendiri yang mendobraknya. Tidak bisa orang lain. Semoga ini yang terakhir kali Ibun menunda-nunda mengerjakan tugas ya.
Bismillah..
#wahanawakeboarding
#tugasketiga
#prabunsay
#institutibuprofesional


Tidak ada komentar:
Posting Komentar