Minggu, 26 Januari 2020

Tetap belajar

Hari minggu nih, hari keluarga. Ups ada undangan kuliah pakar dari Perhimpunan Profesi jam 09.00. Sudah dapat acc untuk datang sih dari bapak. Tapi kok rasanya malas ya. Harusnya nggak boleh begitu ya, kesempatan belajar dimanfaatkan optimal. 

"Bu, kayaknya mau bab nih,"kata bapak.
"Ya sudah, lanjutkan pak. Ibu siapin makan dulu setelah itu siapkan perlengkapan mandi bapak. Oya hari ini jadwal ganti kateter ya kan sudah tiga hari,"kata ibun mengingatkan.
"Nggak usah, nggak apa-apa kok bu..kan nggak bocor."
"Nggak dong, tiap tiga hari sekali harus diganti. Kulitnya kan harus bernafas juga. Sekalian ibu check luka kemarin sudah sembuh atau belum. Ada luka baru nggak,"kata ibun sedikit memaksa.
"Nggak mau kan sampai infeksi seperti di rumah sakit, menggigil hebat?"tanya ibun mengingatkan.
"Hehehe, iya..iya..bapak manut ibu."
"Nah, gitu dong..pintar namanya."

Teringat saat menjelang kepulangan bapak dari rumah sakit, malamnya bapak demam, mual dan muntah. Setelah itu menggigil hebat. Selimut sampai dua lapis. Pagi hingga siang hari pun begitu. Kepulangan ditunda hingga bapak bebas demam. Ibun menduga terjadi radang atau infeksi paska tindakan. Bisa jadi karena kateternya juga sudah satu minggu.

"Hmm, lukanya sudah sembuh pak, sudah tidak merah lagi. Tapi ada luka baru. Sementara jangan langsung pakai kondom kateter dulu ya."
"Lah, kenapa bu?"tanya bapak.
"Biarkan kulitnya bernafas dulu, ibu juga perlu mengoleskan dengan salep agar cepat tumbuh kulit baru."
"Ok..ok. Tapi kalau nggak dipasang kateter ibu nggak bisa pergi dong."
"Nyantai aja pak, sudah izin kok."
"Tapi ibu bada magrib izin ya mau install program analisis data penelitian. Mau diajarin teman olah data."
"Boleh bu, sebelum ibu berangkat kateternya dipasang dulu,"kata bapak mengingatkan.
"Siyaaap bos,"kata ibu.

Terima kasih ya pak, masih memberi kesempatan ibun terus belajar. Ibun pun bertemu teman-teman dan diajarkan memasukkan data sampai mengolah data penelitian kualitatif. Ibun senang rasanya. Semua capek terasa hilang terobati. Semangaat ah, dan tetap belajar. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jurnal Kupu-kupu Pekan 7 : Terima Kasih Mentor dan Mentee

  Aaaah, nggak nyangka bisa sampai tahap ini. Pekan Tujuh, akhir dari tahap kupu-kupu. Alhamdulillah, Terima kasih Ya Allah. Berkat Rahmat-M...