Sabtu, 06 Maret 2021

Hari Ke - 4 : Materi Live Kelompok 35

Zona 7 ini, Ibun masuk dalam kelompok 35 yaitu IIP regional Yogyakarta. Bersadarkan pembagian dari Kakawi, tema yang harus dibawakan kelompok adala COMMON QUESTION.


Menarik sih  temanya jadi kita mau menggali pertanyaan-pertanyaan anak yang biasa dilontarkan tentang keinginantahuan mereka tentang SEKSUALITAS. Sejak hari I sebenarnya kita sudah banyak berdiskusi. Akhirnya disepakati kalau pertanyaan anak berdasarkan kategori kelompok umur. Tim Desain mengolah hasil brainstroming sangat apik bangt. Ini covernya : 

Kelompok 35

Hari ini harus dikumpulkan, dengan gerak cepat Tim Desain upload pada link LIVE. Hari ini juga keluar pengumuman kelompok mana yang harus tampil dalam PARADE LIVE. Kelompok 35 belum diizinkan tampil secara LIVE di FB. Walaupun begitu kita sudah belajar dan berproses bersama.


Ibun berkontribusi apa? Heheh, Ibun mengisi pertanyaan untuk kelompok usia > 15 tahun. Pertanyaan seputar kondom. Ibun sudah tulis di blog  pada hari I. 

#harike3

#tantangan15hari

#zona7pendidikanseksualitas

#pendidikanseksualitas

#pantaibentangpetualang

#institutibuprofesional

#petualangbahagia




 

Kamis, 04 Maret 2021

Hari Ke - 3 : Kapan Nikah?

Background vector created by dede_sumiarsih - www.freepik 

 

Cerita Ibun masih bersumber pada anak eh sudah tidak anak lagi ya. Mereka sudah lebih dari 15 tahun. Sudah akil baligh. Kakak sudah 23 tahun dan Mas 17 tahun. Usia ini semestinya sudah mulai tumbuh fitrah keayah-bundaan pada mereka. Semoga bertambah usia mereka semakin dewasa dan siap untuk memiliki peran sebagai ayah dan bunda. 

Beberapa minggu lalu Kakak dan Mas minta izin ke Magelang untuk menghadiri pernikahan teman baik mereka. Teman-teman pengajian mereka. Hmmm, rada berat juga sih karena masih pandemi. Tapi mereka berusaha meyakinkan Ibun akan tetap mematuhi protokol kesehatan. 

Teman mereka yang menikah, mempelai perempuan sudah lulus dan sudah bekerja sementara mempelai laki-laki masih kuliah. Kalau dari usia yaa, mungkin se-umuran Ibun deh saat Ibun menikah dulu. Kakak dan Mas mendapat undangan khusus by name bukan undangan rombongan karenanya mereka ingin sekali hadir. Akhirnya Ibun mengizinkan mereka untuk pergi. 

Seperti biasa saat Ibun lagi santai dengan mereka. Ngobrol tentang pernikahan teman mereka. Sudah cukup siang ketika sampai di sana. Cuma masih sempat makan karena memang sudah ditunggu. Iseng-iseng Ibun tanya pada Kakak dan Mas.

"Kakak kapan nikah?" tanya Ibun pada Kakak.

"Belum tahu, Bun. Memang kenapa? Dulu Ibun nikah umur berapa" tanya Kakak.

"Ya, nggak apa-apa sih. Cuma nanya aja. Dulu Ibun nikah usia 25 tahun. Sesuai dengan proposal yang Ibun ajukan pada Allah".

"Wah, boro-boro proposal nikah. Proposal skripsi aja belon kelar. Aku belum kepikiran ke sana Bun. Kenapa harus buru-buru nikah, Bund?" tanya Kakak lagi.

Hei..umur 25 tahun menikah itu bukan buru-buru sudah ketuaan hehehe. 

"Ibun, mikirnya biar organ reproduksi Ibun masih baik saat punya anak. Dan tidak terlalu tua saat punya anak. Simple aja sih sebenarnya."

"Kalau Mas, kapan rencana nikah?" tanyaku pada Mas.

"Aku ingin nikah muda, Bund. Tapi harus kerja dulu biar bisa ngasih makan anak dan istri."

"Kenapa ingin nikah muda?" tanya Ibun menanggapi jawaban Mas.

"Ya, nggak apa-apa, biar terjaga saja," jawabnya mantap.

Hmm, cooool anak Ibun. Ternyata beda anak beda pikiran dan pandangan ya tentang rencana untuk menikah. 

Apa pun jawaban mereka, Ibun berusaha untuk selalu menjadi teman belajar mereka. 

 


#harike3

#tantangan15hari

#zona7pendidikanseksualitas

#pendidikanseksualitas

#pantaibentangpetualang

#institutibuprofesional

#petualangbahagia

 


Rabu, 03 Maret 2021

Hari Ke - 2 : Tak Kenal Maka Tak Sayang


Melanjutkan diskusi kemarin tentang Kondom. Menurut Ibun bukan hal yang tabu ya membicarakan alat reproduksi manusia. Layaknya organ tubuh yang lain, organ reproduksi juga harus dikenalkan pada anak. Terutama anak yang sudah akil baligh. Jangan sampai karena tidak tahu, tidak mengerti membuat mereka memperlakukan organ tersebut salah. Makanya tepat lah pepatah "Tak Kenal Maka Tak Sayang" supaya anak-anak mampu menjaga dan mempergunakan dengan penuh tanggung jawab. 

Jawaban mas tentang Kondom dipasang di Testis membuat Ibun berasumsi mas belum sepenuhnya memahami ogran reproduksi laki-laki. Akhirnya kita membahas sistem reproduksi laki-laki. Cari gambar, menjelaskan nama-nama organ dan menjelaskan fungsinya. 

Mas, Ibun ajak diskusi bagaimana cara kerja kondom dapat mencegah terjadinya konsepsi dan mencegah kehamilan. 

"Jadi Mas, tahu ya Kondom itu harus dipasang dimana?" tanya Ibun.

"Iya, dipasang di batang penis, kan?" jawabnya seperti mencoba meyakinkan Ibun.

"Iya, betul. Dipasangnya harus dalam keadaan ereksi/sudah tegang," jawab Ibun.

"Kenapa, Bun?" tanya Mas. 

"Supaya tidak lepas, kalau belum ya nggak bisa terpasang dan tidak berfungsi baik," jawab Ibun. 

"Ooo, gitu ya," jawabnya. 

Ibun tidak membahasnya lebih jauh. Menyesuaikan saja dengan pertanyaannya kemarin. Ibun sih, berharap Mas sudah memahami. 

"Nanti, kalau kurang jelas nanya lagi ya!" kata Ibun.

"Siyaaap, Bund."

Begitu deh kira-kira diskusi kita tentang kondom yang melebar sampai sistem reproduksi laki-laki. Semoga bermanfaat ya Lek. Jagalah seperti menjaga organ tubuhmu yang lain. 

#harike2

#tantangan15hari

#zona7pendidikanseksualitas

#pendidikanseksualitas

#pantaibentangpetualang

#institutibuprofesional

#petualangbahagia




Hari Ke-1 : Curiosity (Pendidikan Seksual)

 

Setelah cuti satu zona yaitu sona enam, akhirnya belajar kembali. Zona tujuh, Pendidikan Seksualitas. Berharap dapa menyelesaikan zona ini dengan baik tanpa rapel. Susah gaes, secara tidak dapat langsung bersama anak-anak karena kudu dampingi pak suami di RS. Mudah-mudahan lancar sampai selesai. 

Topik zona tujuh menarik nih, Pendidikan Seksualitas. Biasanya tiap zona selalu disertai template oleh Kakawi agar mudah menyetor tugas. Tapi kali ini tidak ada, bahkan sampai akhir minggu ini ada tugas kelompok. Tugas kelompok berdasarkan regional. Nah, berhubung Ibun tinggal di Yogyakarta, Ibun harus masuk di kelompok 35. Sub topik-nya cukup menarik yaitu 'Common Question". Nanti akan diulas berdarasarkan usia anak. Aha, kebetulan nih, ketiga anak Ibun semua telah akil baligh. Semoga mampu bersama kalian.

Ceritanya siang ini sambil menunggu panggilan untuk jadwal operasi Bapak, kami leyeh-leyeh di sofa. Mas berbaring sebelah kiri Ibun, Kakak duduk di sebelah kanan Ibun. Ibun cerita bulan ini tidak boleh cuti dari IIP. Jadi akan kembali belajar. Ibun juga memberitahu mereka bahwa tema zona ini adalah Pendidikan Seksualitas. Ibun bingung mau menulis apa. Tiba-tiba...

"Aku mau tanya. Bund, fungsinya Kondom itu apa sih?" tanya Mas.

Hehehe, kaget gaes di siang bolong ditanya tentang kondom oleh anak lanang. Nggak ada hujan, nggak ada angin tanya kok tentang Kondom sih.

"Kondom itu adalah salah satu alat kontrasepsi. Fungsinya untuk mencegah terjadinya konsepsi (bertemunya antara sperma dan sel telur). Mas tahu kan kalau sperma dan sel telur bisa terjadi apa?" tanyaku

"Kalau itu Aku tahu, Bund," jawabnya. 

"Kamu pernah lihat kondom mas?" tanyaku penasaran. 

"Pernah, kan suka ada di iklan2, terus kok bisa mencegah konsepsi gimana Bun?"

"Tahu cara pakenya nggak?" tanyaku

"Tahu, dipasang di testis kan?" jawabnya. 

Kakak yang sedang main game di sebelahku ngakak. Ingin ketawa takut tersinggung, ya udah menunggu dengan sabar. Dan terus deh bergulir diskusi tentang kondom. Hari ini ada pembelajaran buatku bahwa remaja 17 thn-ku belum terlalu paham dengan organ seks-nya. Santuuuuy mari belajar bersama ya. 

#harike1

#tantangan15hari

#zona7pendidikanseksualitas

#pendidikanseksualitas

#pantaibentangpetualang

#institutibuprofesional

#petualangbahagia

BERSAMBUNG yaaa...

Kamis, 28 Januari 2021

Pantulan Warna Zona 5 : Bahagia

Photo by brgfx from Freepic



Bagaimana nggak bahagia. Sampai saat ini Adek masih asik membuat mind mapping mata pelajarannya. Semoga hal ini bisa membantu Adek dalam belajar ya. Ibu senang sekali. Adek pun ibu belikan spidol warna warni. Biar semangat untuk membuat mind mappingnya. 

Design by Ibun


Maaf ya Ibun nggak bisa cerita banyak. Ibu saat ini sedang di rumah sakit mendampingi Bapak yang sedang sakit.  Untuk progress yang Adek lakukan, Ibun berbahagia. Rencana Adek akan menyelesaikan tantangan yaitu 90 hari membuat mind mapping. Semoga berhasil ya. 

#aliranrasabundasayang
#petualangansobatualangzona5
#stimulasiliterasibacatulisdan digital
#sahabatterbaik
#familyproject


Kamis, 21 Januari 2021

Hari Ke - 15 : Sabar dalam Berproses


Sabar dalam Berproses. Kalimat itu bikin makjleb Ibun hari ini. Bagaimana tidak Ibun suka nggak sabar jika ingin perubahan. Adek hari ini hampir tidak membuat mind map karena mengerjakan tugas sekolah terlalu menghabiskan banyak waktu. Ya, bagaimana tidak menghabiskan waktu kalau dibarengi dengan membuka media sosial dan main game. 

Kembali lagi Ibun tegaskan dalam diri sendiri bahwa sebenarnya yang mendapat manfaat Ibun atau Adek ketika membuat mind mapping. Jangan-jangan ini ambisi Ibun saja. Alih-alih meningkatkan kemampuan literasi Adek tapi membuat dirinya nggak nyaman. Tapi menurut Ibun nggak benar juga ya saat satu pekerjaan belum selesai yaitu mengerjakan tugas sekolah tapi sempat membuka med-sos-nya. Belum lagi dengan dalih jam istirahat seperti jadwal yang Adek buat. 

Ibun hanya bisa menarik nafas dalam hati. 

"Monggo, Dek. Ibun nggak masalah seandainya Adek nggak membuat mind mapping hari ini. Hanya mengingatkan saja, bahwa belajar itu butuh komitmen dan konsistensi jika ingin berhasil," kata Ibun pada Adek. 

"Iya, Bun. Adek tahu," jawabnya.

Selepas Isya, Adek mengirim gambar mind mapping-nya ke HP itu. Hmmm, Alhamdulillah jazakallohukhoiroh Adek. Adek membuat mind mapping untuk mata pelajaran PJOK (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan).

Mind map "PJOK-Tenis Meja"
Tantangan 15 hari mungkin sudah selesai untuk dilaporkan. Tapi tugas Ibun belum selesai. Mari kita sama-sama ya Dek, melanjutkan 90 hari berkarya membuat mind mapping. Semangat ya Adek. 


#harikelimabelas

#tantangan15hari

#zona5membangunkarakter

#stimulasiliterasibacatulis

#stimulasiliterasidigital

#pantaibentangpetualang

#institutibuprofesional

#petualangbahagia

Rabu, 20 Januari 2021

Hari Ke - 14 : MInd Map Ketiga


 Sepulang dari RS, Ibun mendapatkan Adek sedang main game online di laptop. Wah, asyiik benar kelihatannya. Ibun sempat bertanya apakah tugas sudah selesai dikerjakan semua? Ternyata sudah, tapi komitmen untuk membuat mind map belum dilakukan. 

"Aku nunggu Ibun, biar bisa sama-sama buat mind map-nya," kata Adek berdalih. 

"Ibun hari ini nggak bisa buat mind map, Dek! Karena ada pekerjaan yang harus diselesaikan. Nanti jam 20.00 Ibun mau pengayaan materi desain visual," kata Ibun.

"Kenapa harus bersama Ibun?" tanya Ibun.

"Yaa, asyik aja kalau bisa bareng Ibun," jawab Adek. 

"Ibun tanya ya, sebenarnya Adek buat mind map untuk kepentingan Ibun atau untuk Adek? Kalau untuk membuat Ibun senang, Adek merasa nggak membutuhkan nggak usah buat saja Dek," kata Ibun.

"Iya, iya, Bun!" jawab Adek. 

Sementara itu Ibun terus ke kamar mandi karena harus bersih-bersih setelah datang dari luar. Kudu mandi, kan masih pandemi. Padahal dingin banget lagi hujan besar di luar.

Menjelang magrib, Adek sudah selesai membuat mind map tentang Penjernihan Air. Wah, kereen Dek, Mana Materinya diambil dari internet karena guru mata pelajaran hanya mengirim tugas tanpa memberikan referensi yang perlu dibaca. Lucu juga ya. Beri dan terima tugas. Ya, nggak apa deh yang penting Adek sudah bisa mandiri menggunakan literatur digital. 

Mind map "Penjernihan Air"

Ini mind map yang Adek buat secara mandiri. Kalau dilihat dari mind map sebelumnya, Adek sudah mulai berani bermain warna ya? Dilihat dari pilihan warna yang ceria. Terus semangat ya, Dek.

Refleksi hari ini adalah komitmen saja belum cukup. Perlu sistem pendukung agar tetap dapat memotivasi sehingga fokus pada tujuan. Jangan bosan ya Dek, kalau Ibun terus mengingatkan Adek membuat mind map. Mumpung Ibun bisa mendampingi dan Adek belum kembali ke Pondok. Bila saatnya tiba kembali ke Pondok Adek sudah mandiri membuat mind map. 

#harikeempatbelas

#tantangan15hari

#zona5membangunkarakter

#stimulasiliterasibacatulis

#stimulasiliterasidigital

#pantaibentangpetualang

#institutibuprofesional

#petualangbahagia


Jurnal Kupu-kupu Pekan 7 : Terima Kasih Mentor dan Mentee

  Aaaah, nggak nyangka bisa sampai tahap ini. Pekan Tujuh, akhir dari tahap kupu-kupu. Alhamdulillah, Terima kasih Ya Allah. Berkat Rahmat-M...